Jelajah Sriwijaya
Sejarah maritim Nusantara · Jelajah untuk SMA

Sriwijaya membaca laut.

Kekuatan Sriwijaya tumbuh dari posisi, pelayaran, dan jaringan. Ikuti jejaknya dari Palembang menuju Selat Malaka, lalu uji apa yang kamu ingat.

Sejarah bukan satu suara.

Kita mengenal Sriwijaya lewat prasasti dan catatan perjalanan. Masing-masing memberi potongan cerita, bukan gambaran lengkap.

Prasasti Kedukan Bukit, salah satu bukti tertulis terkait Sriwijaya

Prasasti Kedukan Bukit

Prasasti ini ditemukan di Palembang dan bertarikh 683 M. Isinya menjadi salah satu petunjuk penting tentang Sriwijaya pada masa awal.

Sumber gambar: id.wikipedia.org
Arca Buddha dari kawasan Seguntang, Palembang

Jejak Buddha

Catatan tentang I-Tsing menyebut persinggahannya di Sriwijaya sekitar 671 M dalam perjalanan menuju India. Sriwijaya juga dikenal sebagai tempat belajar agama Buddha.

Sumber gambar: id.wikipedia.org

Palembang menghadap jalur ramai.

Sumatera bagian selatan berada dekat jalur Selat Malaka, salah satu koridor pelayaran yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Asia Tenggara.

Wilayah tersorotKotaRute laut ilustratif

Peta menunjukkan posisi umum, bukan batas kekuasaan Sriwijaya pada satu tahun tertentu. Rute ke India adalah ilustrasi hubungan maritim, bukan rekonstruksi satu perjalanan khusus.

Jalur laut adalah sumber pengaruh.

SAMUDRA HINDIA · SELAT MALAKA · NUSANTARA

Ilustrasi, bukan gambar kapal Sriwijaya berdasarkan temuan arkeologis tertentu.

Singgah, berdagang, belajar.

Posisi strategis membantu Sriwijaya berperan sebagai simpul pelayaran. Kapal yang melintas membawa barang, kabar, gagasan, dan orang dari berbagai kawasan.

Menurut satu ringkasan sejarah, pada abad ke-8 hingga ke-10 Sriwijaya berkembang sebagai pusat perdagangan internasional dan pusat pembelajaran Buddha.

Peta jalur dagang masa lalu adalah penyederhanaan. Jalur kapal berubah mengikuti musim, kondisi politik, dan tujuan pelayaran.

Perubahan berlangsung berabad-abad.

Pilih satu periode untuk melihat apa yang dapat kita simpulkan. Tahun-tahun ini adalah penanda, bukan batas yang selalu tegas.

Sekitar 671 M

Biksu I-Tsing singgah di Sriwijaya dalam perjalanan menuju India. Catatannya memberi gambaran tentang hubungan Sriwijaya dengan pembelajaran Buddha.

Warisan hadir dalam banyak bentuk.

Prasasti, arca, dan catatan perjalanan membantu sejarawan menyusun kembali kisah Sriwijaya, sambil tetap mengakui bagian yang belum pasti.

Bahasa prasasti

Prasasti adalah sumber primer yang dapat dibaca sebagai bukti politik dan sosial. Namun satu prasasti tidak otomatis menjelaskan seluruh wilayah, masyarakat, atau masa pemerintahan.

Tonton untuk mengulang

Video pengantar sejarah Sriwijaya untuk pelajar SMA.

Poster video Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Kanal: Video Pendidikan Indonesia · Membuka YouTube di tab baru

Sudah menangkap benang merahnya?

Pilih satu jawaban untuk setiap soal. Setelah itu, hitung skor dan baca penjelasannya.

5 soal

Sumber & cara membaca

  • Sejarah Kerajaan Sriwijaya, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, untuk Kedukan Bukit, I-Tsing, dan konteks perdagangan.
  • Encyclopaedia Britannica, entri “Srivijaya empire”, untuk konteks serangan Chola 1025 M dan kemunduran.
  • Koordinat Palembang dan Chennai dipakai untuk menandai kota pada peta. Garis rute merupakan ilustrasi geografis, bukan bukti rute sejarah tertentu.

Periodisasi Sriwijaya berbeda antar sumber. Halaman ini memakai rentang abad ke-7 sampai ke-13 sebagai kerangka belajar, bukan kepastian bahwa kerajaan berakhir pada satu tanggal tertentu. Gambar prasasti dan arca berasal dari Wikimedia/Wikipedia dan lisensinya belum diperiksa untuk penggunaan ulang.